Jumat, 25 Oktober 2013

Din: Pemuda Harus Jadi Bagian Perjuangan Bangsa

emilu legislatif dan Presiden saatnya `peremajaan` kepemimpinan nasional.
null
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Hidayatullah.com--Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan, pemuda seharusnya membuktikan perannya sebagai aset kepercayaan untuk meneruskan perjuangan bangsa, bukan hanya menjadi perwakilan pergantian generasi.
"Pemuda jangan hanya menjadi delegasi, tapi juga `trustee`," kata Din pada Simposium Pemilu Bersih di Jakarta, Kamis (24/10/2013) malam.
Din mengatakan, pemuda Indonesia harus "bangkit dari tidur" dan mengatur perjalanan generasi dalam arus perubahan dan dinamika global.
Menjelang Pemilihan Umum 2014, Din mengatakan, pemuda akan menghadapi momentumnya dalam regenerasi kepemimpinan dan menjadi perwakilan suara rakyat. Dengan demikian, pemuda jangan menjadi kelompok yang pasif. Namun menjadi garda terdepan dalam mengamankan Pemilu sebagai sarana demokrasi yang adil, jujur, dan bersih.
"Pemilu legislatif dan Presiden adalah masa krusial, karena masa transisi dari generasi, maka saatnyalah `peremajaan` kepemimpinan nasional," ujarnya, dalam pemberitaan Antara.
Pemuda, lanjut Din, perlu mengawal terjaganya konstitusi dan mencegah distorsi konsep bangsa yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa sejak lama. Dengan begitu, pemuda akan dapat memberikan sebuah keberhasilan politik dengan basis moral, bukan hanya politik yang mementingkan kekuasaan para elit.
"Pemudalah yang harus memprakarsai tersebarnya politik moral, bukan hanya mementingkan kekuasaan," kata Din.*

Studi: Gejala Stroke bisa Dilihat Dari Mata

Sebuah studi terbaru yang digelar National University of Singapore, menunjukkan bahwa mata bisa menjadi tanda apakah seseorang berisiko stroke atau tidak.
Tanda-Tanda-Stroke-bisa-Dilihat-Dari-Mata Seperti halnya penyakit jantung, stroke termasuk ke dalam golongan penyakit mematikan yang paling banyak diderita penduduk dunia.
“Retina menyediakan informasi tentang status pembuluh darah di otak,” kata Mohammad Ikram Kamran , MD, PhD, asisten profesor di Singapore Eye Research Institute, di National University of Singapore.
“Pencitraan retina adalah cara non-invasif dan murah untuk menguji pembuluh darah retina.” tambahnya. Untuk mengatahui hal tersebut peneliti melacak lebih dari 2.000 pasien dengan riwayat darah tinggi dalam kurun waktu 13 tahun. Setiap pasien memiliki foto retina di saat awal pemeriksaan. Retina merupakan lapisan peka cahaya di bagian belakang bola mata.
Kerusakan pembuluh darah pada retina yang dikaitkan dengan tingginya tekanan darah disebut retinopati hipertensi. Dari semua peserta, diketahui sebanyak 146 orang mengalami stroke akibat gumpalan darah dan 15 orang lain mengalami perdarahan di otak.
Para ilmuwan menyesuaikan hasil temuan ini dengan beberapa faktor risiko stroke mulai dari usia, jenis kelamin, ras, gula darah hingga pola makan pasien. Dari pengamatan tersebut ditemukan bahwa pasien yang mengalami retinopati hipertensi ringan berisiko mengalami stroke sebesar 35 persen. Risiko meningkat sebesar 137 persen pada pasien yang mengalami retinopati hipertensi sedang hingga berat.
“Masih terlalu dini untuk merekomendasikan perubahan dalam praktek klinis,” kata Ikram. “Studi-studi lain perlu mengkonfirmasi temuan kami dan memeriksa apakah pencitraan retina dapat berguna dalam memberikan informasi tambahan tentang risiko stroke pada orang dengan tekanan darah tinggi.” terang Ikram seperti dilansir redorbit. (dan)

Minggu, 20 Oktober 2013

TAUSHIYAH




 
Sebaik-baiknya manusia, pastilah terdapat keburukan pada dirinya, dan sejelek apapun seorang manusia pastilah terdapat kebaikan pada dirinya.

Beruntunglah manusia yang dapat melihat keburukan dirinya dan menutupi keburukan orang lain, dan celakalah manusia yang tidak dapat melihat kebaikan orang lain dan hanya melihat kebaikan dirinya.

Dalam 10 Tahun, di Pakistan, Drone AS lakukan 330 Kali Serangan, Tewaskan 2200 Orang


Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan dalam sebuah surat kepada PBB , bahwa ribuan  warga Pakistan tewas akibat serangan pesawat tak berawak AS beberapa tahun lalu.
Dia menjelaskan bahwa 2.200 orang telah tewas dalam serangan oleh pesawat Drone selama sepuluh tahun terakhir , termasuk setidaknya empat ratus warga sipil , serta dua ratus korban lainnya dianggap “bukan militan . “
Ben Emerson , Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia untuk Pakistan mencatat setidaknya 330 serangan drone sejak tahun 2004 di daerah-daerah yang berbatasan dengan Afghanistan .
Emerson menyebut AS tidak  mempublikasikan data mengenai jumlah warga sipil yang menjadi korban karena serangan di daerah  Pakistan dengan dalih memerangi apa yang disebut terorisme.
Data ini datang pada saat kunjungan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif ke Washington , di mana ia diperkirakan akan membawa subjek pembicaraan mengenai  serangan AS di Pakistan  selama kunjungan.

NEGERI TIRAI BAMBA CHINA


Oleh : BAHRAWI, S.Sos.I
Ketua Yayasan Al-Jazirah Gunung Kesan Karangpenang Sampang

Tahun 2012 Saya mendapat kesempatan berkunjung ke negeri tirai bamba China dengan 15 orang teman kepala sekolah negeri/swasta se-Jawa Timur dalam rangka Studi Kemitraan untuk penjajakan program pertukaran guru dan siswa Propinsi Jawa Timur dengan China.
Dalam program pertukaran guru dan siswa ini dengan salah satu mekanismenya yaitu sekolah yang sudah menandatangani MoU dengan ITCC (Indonesia-Tiong Hoa Culture Centre) dibawah Jawa Pos akan mendapat pelatihan belajar bahasa mandarin selama 2 bulan, setelah itu mendapat kehormatan untuk praktek dan memperdalam bahasa mandarin di negeri tirai bambu China, dan setelah itu akan mendapat pengakuan sebagai guru bahasa mandarin dan berhak mendapatkan fasilitas dari ITCC.
Jalan lain untuk mendapatkan fasilitas ini dengan mengikuti studi kemitraan yakni kepala sekolahnya berangkat ke China dan setelah itu dilembaganya menjadikan bahasa mandarin sebagai bahasa asing pilihan dengan mendatangkan guru dan bahan ajar yang ditunjuk oleh ITCC maka setelah tamat nanti siswa tersebut mendapat kehormatan untuk mengikuti program pertukaran kenegeri tirai bambu selama 6 bulan.
China bercita-cita untuk menjadi kekuatan alternatif dari Asia dan menjadi keniscayaan untuk menjadikan bahasa mandarin dikenal dan pakai oleh penduduk dunia, maka bagaimana kita sambut ini dengan antusias dan penuh semangat.
Selamat dan Sukses untuk Al-Jazirah semoga dapat mengatarkan siswanya ke Negeri Tirai Bamba China.

Jumat, 18 Oktober 2013

KATA HIKMAH



Yang kemarin, hanya ada dalam ingatan.
Untuk esok, hanya orang yang mampu dengan harapan.
Yang sekarang, ini adalah yang sebenarnya.
Dimana setiap orang harus menerima, dengan penuh kesadarannya.
Siapa sekarang yang tidak ingin membuka mata, esokpun akan tetap buta.

~TETAP SEMANGAT MENUJU KESUKSESAN DAN KEBAHAGIAAN~

Kamis, 17 Oktober 2013

Bayangan Yang Tak Terkejar


siluet muslimah
Sosoknya adalah sosok yang penuh cinta, kelembutan dan pribadi yang begitu memesona. Jilbab dan gaun gamis yang dikenakan memancarkan sosok muslimah yang ideal dan seorang ibu yang berwibawa. Pada setiap pertemuan, dia tidak akan pernah lupa untuk membuatkan kue. Kue sederhana namun sangat dinanti oleh semua rekan – rekan. Usia kami hampir sama, dan dia sudah memiliki seorang putera. Suaminya bekerja sebagai pegawai biasa, namun dukungan dari ibu mertua sangat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beruntunglah, mertuanya sangat baik dan cuckup berada. Mereka bisa tinggal di rumah milik ibu dari suaminya.
Setelah hampir satu tahun tidak mengadakan kontak, kami berjanji untuk bertemu. Dia akan mengadakan survei dan sekaligus bersilaturahmi. Dia duduk di hadapan saya. Senyumnya ramah, tutur katanya halus. Masih seperti dulu. Namun, ada satu yang berubah saat ini. Dia tidak menggunakan gamis seperti biasanya. Dia masih berjilbab, namun untuk ukuran dia yang selama ini saya kenal, saya merasa dia telah berubah. Ups! Saya mencoba menepis prasangka buruk ini. Saya tidak berhak untuk menilai, terlebih sekehendak hati.
“Hanya ini yang bisa saya lakukan. Saya bekerja untuk anak-anak. Mas tidak bisa menafkahi kami dengan cukup..” Saya sudah bisa menduga alasannya. Namun ada penolakan yang dahsyat pada benak saya. Tadinya saya berfikir dia bekerja di sebuah lembaga riset, karena dia mengatakan akan mengadakan survei atau jajak pendapat terhadap saya.
Namun ternyata, kenapa harus bekerja pada lembaga ini, yang jelas–jelas menjalankan usaha riba? Pertanyaan itu hanya tercekat di kerongkongan.
Sekarang dia meminta saya untuk menjadi nasabahnya, dia sangat piawai menjelaskan segala keunggulan produknya. “Mbak, secara pribadi sebagai manusia normal, saya tentu ingin mendapatkan produk yang mbak tawarkan karena pendapatan yang akan saya terima sungguh luar biasa. Namun, saya tidak bisa menerimanya, karena ini mengandung unsur riba, mbak lebih faham tentunya” saya berusaha memberikan penjelasan tentang penolakan saya secara baik. Saya berharap, dia akan tersadar dengan segala ilmu agama yang pernah dipelajarinya.
Doktrin tentang keunggulan produk dan pembelaan dan sangkalan tentang penjelasan saya membuat saya semakin sedih. Saya terluka, saya merasa kehilangan dia..
Sebagai wanita yang juga bekerja, saya sungguh memahami motivasinya untuk membantu ekonomi keluarga. Saya juga mengerti akan kesulitannya. Namun, saya tidak berharap dia untuk seperti ini. Penghasilannya sudah mencapai 20 juta rupiah perbulan, semakin aktif membangun jejaring bisnis, mencari teman baru karena target yang dikejar semakin tinggi. Sementara dia aktif membangun mimpi, anaknya berdua dengan sang bapak, di rumah..ya berdua saja.
Saya merasa sakit, sedih, dan marah. Saya sungguh tak berdaya mengejarnya, saya tak sanggup untuk membuatnya kembali seperti dulu, seorang wanita sederhana yang menyejukan mata. Saya ingin merengkuhnya, memasukkan kembali ke dalam kenangan masa lalu yang terpatri di benak.
Maafkan kami ya Rabb, atas segala kelemahan diri.
Nenda_2001@yahoo.com