Rabu, 13 Mei 2015

Malas Ah!!!

Hasil gambar untuk kartun orang malas
Diantara yang bisa menghambat bahkan tidak jarang menghentikan amal sholeh seseorang adalah rasa malas.
Malas adalah lemahnya kemauan, lebih mengutamakan istirahat daripada lelah dan tidak mengerjakan suatu amal sementara dia memiliki kesanggupan untuk melakukannya. Penyakit ini mudah sekali menghinggapi manusia karena memang tabiat manusia cenderung kepadanya kecuali mereka-mereka yang dirahmati Allah swt.
Untuk itu Rasulullah saw senantiasa berdoa : “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat penakut dan kerentaan. Aku berlindung kepada-mu dari fitnah kehidupan dan kematian dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.” (HR. Bukhori)

Belajar Menyenangkan!

Hasil gambar untuk gambar guru al-jazirah
“Sekolah hari ini ya nak?“ bujuk ibu pada Rayhan yang langsung meronta dan menggeleng keras. Sambil membawa piring bersisi ayam goreng dan nasi uduk, Rayhan yang berusia 8 tahun, berjalan cepat menghindari ibunya yang membujuk terus dengan kasih sayang. “Gak mauuuu.. ibu.. ibu mengerti tidak bahasa Indonesia,“ jawab Rayhan lucu dengan mulut yang dimonyongkan dan kepala gundulnya yang berambut seperti duri-duri landak yang belum lama dicukur, membuat ibu mencubit pipinya lembut karena gemas dengan wajahnya yang lucu.
“Kenapa sayang, kamu gak mau sekolah, tuh bu Nisa sudah menelepon berkali-kali dan mengatakan bahwa kamu sudah ditunggu oleh kawan-kawanmu di kelas. Mereka ingin kamu bergabung lagi disekolah yaa..?” bujuk ibu sekali lagi, tetap dengan gaya ibu yang lembut dan penuh kasih sayang. “Rayhan sudah bilang ibuu, ibukuu sayang,” kata Rayhan dengan wajah yang ramah dan memegang kedua belah pipi ibu. “Rayhan tidak mau sekolah karena Rayhan maunya belajar dengan pak Dedy saja, pak Dedy itu lucu setengah mati dan kalau pak Dedy ngajar, Rayhan jadi ngerti seratus persen, kalo di kelas berisik, gurunya juga gak enak, gak pernah becanda dan jarang ngomong yang lucu-lucu, penuh aturan, bosan ibuuu.. ibuku sayang..” demikian papar Rayhan lugas. “Hmm kalau begitu, baiknya bagaimana dong Rayhan?” sejenak ibu bingung bagaimana harus menghadapi Rayhan yang sudah tidak mau sekolah lagi. Sudah sejak seminggu yang lalu, sejak pak Dedy seorang guru matematika yang seharusnya hanya membantu memberikan tambahan pelajaran kepada Rayhan seminggu tiga kali, namun karena bulan lalu Rayhan sakit demam berdarah selama hampir tiga minggu ditambah masa pemulihan satu minggu sehingga untuk mengejar ketinggalan tersebut, Rayhan diikutkan dalam pelajaran tambahan matematika dengan dibimbing pak Dedy, seorang mahasiswa ITB jurusan matematika yang sayang anak.
Gaya mengajar pak Dedy yang lucu dan menyenangkan ternyata membuat Rayhan terkesan. Setiap pak Dedy mengajar, pasti ada teka-teki yang kemudian jawabannya akan diberikan setelah selesai mengajar, contohnya: apa coba, beda kacang panjang dengan celana panjang? Rayhan tidak mampu menjawab, lalu bertanya sambil tersenyum-senyum. Pak Dedy berjanji akan memberikan jawabannya setelah Rayhan selesai belajar dan menghabiskan 10 soal latihan serta membuat 10 PR utuk dikerjakan besok harinya. Dan pada akhir pelajaran, pak Dedy akan memberikan jawaban dari teka-tekinya yang lucu itu, yaitu “bedanya celana panjang dengan kacang panjang adalah kalau celana panjang dipotong akan jadi celana pendek, kalau kacang panjang dipotong tetap jadi kacang panjang, tidak ada kan kacang pendek,” demikian papar pak Dedy dengan kalem. Hal itulah yang membuat anak-anak menjadi suka dengan pak Dedy, apalagi Rayhan yang memutuskan tidak mau sekolah dan belajar matematika dengan bu Nisa yang kaku, karena menurutnya pak Dedy adalah guru yang paling menyenangkan di seluruh dunia.
Memang sepatutnya sebagai pengajar, kita harus mampu menembus apa yang disukai anak dan menyajikan sebuah pelajaran dengan cara yang disukai anak-anak lewat lelucon, games atau bercerita, tidak harus teori dan teori saja. Ya, semoga bu Nisa dapat belajar dari pak Dedy bagaimana mengajar matematika dengan cara yang menyenangkan anak, agar Rayhan mau kembali ke sekolah.
Note : Belajar dengan metode yang menyenangkan sudah dilakukan oleh Al-jazirah Foundation sehingga semua anak begitu menyukai semua sesi pembelajaran di sekolah Al-Jazirah. Itulah mengapa walau sekolah  kami sesi pembelajaran dimulai dari pukul 07.00 pagi, namun anak-anak begitu senang bersekolah dan tidak merasa lelah, karena semua metode pembelajaran disampaikan dengan bercerita, berdongeng, mengajak anak ke luar ruangan, dan juga banyak hal lain yang menarik yang membuat anak menunggu-nunggu pembelajaran di sekolah.

Selasa, 12 Mei 2015

Doa Minta Jodoh

Hasil gambar untuk gambar kartun minta jodoh
Ya ALLOH...Tuhanku
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Berilah aku jodoh impianku,
Aku telah menemukannya,
Seandainya dia memang jodoh-ku,
maka dekatkanlah…
Tapi kalau bukan jodoh-ku,
jodohkanlah….
Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami jodoh…
Kalau dia bukan jodoh-ku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain, selain aku…
Kalau dia tidak bisa dijodohkan denganku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
biarkan dia tidak ber-jodoh sama seperti diriku…
Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodoh-kanlah kami kembali…
Kalau dia jodoh orang lain,
putuskanlah!
Jodoh-kanlah denganku….
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dan
kemudian jodoh-kan kembali dia denganku …

Si Bodoh vs Si Pintar

Hasil gambar untuk gambar orang bodoh kaya raya
  1.  Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
  2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
  3. Orang pintar belajar agar mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
  4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.
  5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
  6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
  7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
  8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar demo, Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
  9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
  10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Senin, 11 Mei 2015

Guru Stress

Hasil gambar untuk gambar kartun guru lucu
Alkisah dikelas yang tidak ada guru dan sangat berisik menjadi sepi seketika. Guru Bahasa
Indonesia yang paling killer telah masuk ke
dalam kelas. Wajahnya garang seperti
harimau tidak makan satu tahun.
Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara keras):
Mengapa bilang selamat pagi
saja? Kalau begitu siang, sampai malam
kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang sampai malam Bu Guru…..
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak
pernah orang mengucapkan selamat
kaya itu! Katakan saja selamat
sejahtera, bukankah lebih bagus didengar
dan penuh makna? Lagipula ucapan ini
meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Iya, duduk! Dengar
baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji
kalian semua tentang
antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan
perkataannya, kalian semua harus cepat-cepat
menjawabnya dengan lawan katanya, jelas?
Murid-murid: Jelas Bu Guru…
Bu Guru: Pandai!
Murid: Bodoh!
Bu Guru: Tinggi!
Murid: Rendah!
Bu Guru: Jauh!
Murid: Dekat!
Bu Guru: Berjaya!
Murid: Menang!
Bu Guru: Salah itu!
Murid: Betul ini!
Bu Guru (geram): Bodoh!
Murid: Pandai!
Bu Guru: Bukan!
Murid: Ya!
Bu Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid: Oh Hamba!
Bu Guru: Dengar ini…
Murid: Dengar itu…
Bu Guru: Diam!!!!!
Murid: Ribut!!!!!
Bu Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Bu Guru: Mati aku!
Murid: Hidup kami!
Bu Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Bu Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid: Rajin kami belajar bu guru…
Bu Guru: Kalian gila semua!!!
Murid: Kami waras sebagian!
Bu Guru: Cukup! Cukup!
Murid: Kurang! Kurang!
Bu Guru: Sudah! Sudah!
Murid : Belum! Belum!
Bu Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid: Sebab saya seorang pandai!
Bu Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Bu Guru: Kurang ajar!
Murid: Cukup ajar!
Bu Guru: Habis aku!
Murid: Kekal kamu!
Bu Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah
habis!
Murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Bu Guru: Sudah, bodoh!
Murid: Belum, pandai!
Bu Guru: Berdiri!
Murid: Duduk!
Bu Guru: Bego kalian ini!
Murid: Cerdik kami itu!
Bu Guru: Rusak!
Murid: Baik!
Bu Guru (stres): Kamu semua ditahan siang
hari ini!!!
Murid: Kami sebagian dilepaskan
tengah malam itu!!
Bu Guru (stres): 66666
Murid: 99999
Bu Guru (stres): !!!!!
Murid-murid: ?????

Minggu, 10 Mei 2015

Kasih Ibu Kepada Beta

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan lap. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:

Untuk memotong rumput Rp. 5000
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
Untuk membuang sampah Rp. 1000
Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000

Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya. Dan inilah yang ia tuliskan:

Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis
Untuk semua mainan, makanan, dan baju, gratis
Untuk membawamu ke dokter dan mengobati saat kamu sakit, serta mendoakan kamu, gratis
Untuk semua saat susah dan air mata dalam mengurus kamu, gratis
Kalau dijumlahkan semua, harga cinta ibu adalah gratis

Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun berlinang air mata dan menatap wajah ibunya, dan berkata: “Bu, aku sayang sekali sama ibu” ia kemudian mendekap ibunya. Sang ibu tersenyum sambil mencium rambut buah hatinya.”Ibupun sayang kamu nak” kata sang ibu.
Kemudian sang anak mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar sambil diperhatikan sang ibu: “LUNAS”
***
Sahabat, seberapapun jasa yang tlah kita berikan kepada ibu, seberapapun uang yang kita dapatkan dan kita berikan kepada ibu, atau seberapapun liter keringat kerja yang kita kumpulkan untuk ibu, tidak akan dapat mengganti kasih sayang seorang ibu.Kasih ibu sepanjang masa. dapatkah kita menukar kasih sayang ibu itu dengan materi? menukar dengan bilangan angka?atau menukar dengan rangkaian kata terima kasih? Tidak sahabat, sama sekali tidak bisa. Oleh karenanya sahabatqu, Berbuat baiklah kepadanya, sayangilah beliau, cintailah beliau, dan doakanlah beliau….


Sabtu, 09 Mei 2015

Jadilah Pemenang!

Perang Mu’tah, adalah perang yang secara rasio tak akan membuat manusia optimis apalagi yakin dengan kemenangan yang dijanjikan. Bayangkan saya, jumlah pasukan Romawi yang berkumpul pada hari itu lebih dari 200.000 tentara, lengkap dengan baju perang yang gagah, panji-panji dari kain sutra, senjata-senjata yang perkasa, lalu dengan kuda-kuda yang juga siap dipacu.

Abu Hurairah bersaksi atas perang ini. ”Aku menyaksikan Perang Mu’tah. Ketika kami berdekatan dengan orang-orang musyrik. Kami melihat pemandangan yang tiada bandingnya. Jumlah pasukan dan senjatanya, kuda dan kain sutra, juga emas. Sehingga mataku terasa silau,” ujar Abu Hurairah.


kisah-kisah inspirasi terbaik
Sebelum melihatnya, pasukan para sahabat yang hanya berjumlah 3.000 orang-orang beriman, sudah mendengar kabar tentang besarnya pasukan lawan. Sampai-sampai mereka mengajukan berbagai pendapat, untuk memikirkan jalan keluar. Ada yang berpendapat agar pasukan Islam mengirimkan surat kepada Rasulullah saw, mengabarkan jumlah musuh yang dihadapi dan berharap kiriman bala bantuan lagi. Banyak sekali usulan yang mengemuka, sampai kemudian Abdullah ibnu Rawahah yang diangkap sebagai panglima pertama berkata di depan pasukan.

”Demi Allah, apa yang kalian takutkan? Sesungguhnya apa yang kalian takutkan adalah alasan kalian keluar dari pintu rumah, yakni gugur sebagai syahid di jalan Allah. Kita memerangi mereka bukan karena jumlahnya, bukan karena kekuatannya. Majulah ke medan perang, karena hanya ada dua kemungkinan yang sama baiknya, menang atau syahid!”

Pemimpin yang baik tidak pernah gentar dengan tantangan, tidak pernah surut langkah dalam menggapai tujuan hakiki yakni "Hidup Mulia atau Mati Syahid."