Kamis, 14 Mei 2015

Al-Jazirah Group Mulai Ekspansif

Al-Jazirah Group mulai merambat dan melangkah pasti untuk memberikan yang terbaik pada Umat Nabi Muhammad saw. melalui nasyidah islamiyah al-Banjari, pasca meraih juara terbaik 2 lomba al-banjari se-Karangpenang - Sampang, pelan tapi mantab mulai banyak dilirik pemirsa sholawat.

Pada awalnya group ini dibentuk untuk keperluan hajatan di kampung Sumber Penang, dimana jika ada acara semisal pernikahan dan pengajian selalu pakai musik sound system yang kadang-kadang tidak mendukung suasana dan keadaan lingkungan sekitarnya, maka dengan niat untuk menyebarkan sholawat di bumi Alloh swt. ini terbentuklah Al-Jazirah Group yang dimotori dengan semangat dan kebersamaan.

Kini Al-Jazirah Group mulai banyak diminati dari luar kampung pun sengaja mendatangkan group ini untuk mendengarkan suara Ustadz Junaidi Elza yang melengking bak petir membelah kesunyian, bagai suara ombak mendayu-dayu, alunan musik nya menggelegar membakar semangat pendengarnya untuk hadir berkumpul melantunkan sholawat pada sang revolusi Nabi Muhammad saw.

Masih ada Juga yang Ingin Bersih!

Hasil gambar untuk gambar kartun pemintal kain
Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal Asy Syaibani (Imam Hambali) suatu ketika dihampiri perempuan muda yang hendak mencurahkan isi hatinya. Perempuan ini sedang dihantui perasaan bersalah atas sikapnya beberapa waktu yang lalu.

Mula-mula ia menceritakan kondisi serba kekurangan bersama ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. Keadaan ini terpaksa ia hadapi karena sang suami yang menjadi tulang punggung keluarga telah lama meninggal dunia.
Untuk bertahan hidup, perempuan itu mengandalkan profesinya sebagai pemintal benang. Malam ia memintal, siang ia menjualnya. Fasilitas yang amat terbatas membuatnya tetap melarat dengan pekerjaan ini.
“Karena tidak memiliki lampu di dalam rumah, untuk memulai memintal benang, saya terpaksa menunggu cahaya bulan purnama,” tutur perempuan malang ini.
Namun suatu malam, tempat tinggal keluarganya tidak segelap biasanya. Bukan sebab sinar purnama telah tiba, melainkan serombongan kafilah kebetulan bermalam di dekat rumah perempuan ini. Lampu-lampu yang mereka bawa secara tidak sengaja turut menerangi area dan gubuk di sekelilingnya.
Di hadapan Imam Hambali, perempuan ini mengaku telah memanfaatkan kesempatan bersama cahaya lampu para kafilah tersebut untuk memintal. Yang membuatnya gundah adalah kealpaannya meminta izin kepada rombongan kafilah.
“Apakah hasil penjualan benang yang saya pintal di bawah cahaya lampu kafilah itu halal untuk saya gunakan?” tanya perempuan itu kepada sang imam.
Imam Hambali menatap kosong. Sesaat kemudian air matanya mengalir. Pendiri mazhab fiqih Hambali ini heran, di tengah mayoritas orang dilanda keserakahan terhadap dunia, ada seorang perempuan miskin yang masih memikirkan kesucian harta.
Imam Bukhari dalam riwayatnya menceritakan prediksi Rasulullah saw. bahwa “Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau haram”.

Rabu, 13 Mei 2015

Kekalahan? inilah penyebabnya>

Kekalahan Itu selalu terjadi karena sebab dari dalam (faktor internal), tidak terjadi karena sebab dari luar (eksternal). Mundurmu dari medan juang penyebabnya adalah dari dalam dirimu sendiri bukan dari luar. Kebosanan dan kejenuhan yang melanda dirimu sendiri bukan dari luar.
Oleh karena itu, bila kamu dihinggapi kejenuhan dalam menjalankan ibadah jihad, maka kerjakanlah ibadah ibadah sunah, dan jagalah lisanmu daripada mencari cari kekurangan serta aib orang orang muslim ! Banyak banyaklah kalian berzikir dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.
Waspadalah terhadap lisanmu, pertama kali yang harus kamu jaga adalah lisanmu adalah jangan mencari cari aurat/kekurangan orang orang yang telah membuka jalan dan membukakan pintu jihad bagimu. Jika lisanmu kau gunakan untuk mencerca orang yang berjihad, maka Allah akan mengujimu dengan kematian hati, jika hatimu telah mati, maka “ Laa haula walaa quwwata illa billah” Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. – Abdullah Azzam

Malas Ah!!!

Hasil gambar untuk kartun orang malas
Diantara yang bisa menghambat bahkan tidak jarang menghentikan amal sholeh seseorang adalah rasa malas.
Malas adalah lemahnya kemauan, lebih mengutamakan istirahat daripada lelah dan tidak mengerjakan suatu amal sementara dia memiliki kesanggupan untuk melakukannya. Penyakit ini mudah sekali menghinggapi manusia karena memang tabiat manusia cenderung kepadanya kecuali mereka-mereka yang dirahmati Allah swt.
Untuk itu Rasulullah saw senantiasa berdoa : “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat penakut dan kerentaan. Aku berlindung kepada-mu dari fitnah kehidupan dan kematian dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.” (HR. Bukhori)

Belajar Menyenangkan!

Hasil gambar untuk gambar guru al-jazirah
“Sekolah hari ini ya nak?“ bujuk ibu pada Rayhan yang langsung meronta dan menggeleng keras. Sambil membawa piring bersisi ayam goreng dan nasi uduk, Rayhan yang berusia 8 tahun, berjalan cepat menghindari ibunya yang membujuk terus dengan kasih sayang. “Gak mauuuu.. ibu.. ibu mengerti tidak bahasa Indonesia,“ jawab Rayhan lucu dengan mulut yang dimonyongkan dan kepala gundulnya yang berambut seperti duri-duri landak yang belum lama dicukur, membuat ibu mencubit pipinya lembut karena gemas dengan wajahnya yang lucu.
“Kenapa sayang, kamu gak mau sekolah, tuh bu Nisa sudah menelepon berkali-kali dan mengatakan bahwa kamu sudah ditunggu oleh kawan-kawanmu di kelas. Mereka ingin kamu bergabung lagi disekolah yaa..?” bujuk ibu sekali lagi, tetap dengan gaya ibu yang lembut dan penuh kasih sayang. “Rayhan sudah bilang ibuu, ibukuu sayang,” kata Rayhan dengan wajah yang ramah dan memegang kedua belah pipi ibu. “Rayhan tidak mau sekolah karena Rayhan maunya belajar dengan pak Dedy saja, pak Dedy itu lucu setengah mati dan kalau pak Dedy ngajar, Rayhan jadi ngerti seratus persen, kalo di kelas berisik, gurunya juga gak enak, gak pernah becanda dan jarang ngomong yang lucu-lucu, penuh aturan, bosan ibuuu.. ibuku sayang..” demikian papar Rayhan lugas. “Hmm kalau begitu, baiknya bagaimana dong Rayhan?” sejenak ibu bingung bagaimana harus menghadapi Rayhan yang sudah tidak mau sekolah lagi. Sudah sejak seminggu yang lalu, sejak pak Dedy seorang guru matematika yang seharusnya hanya membantu memberikan tambahan pelajaran kepada Rayhan seminggu tiga kali, namun karena bulan lalu Rayhan sakit demam berdarah selama hampir tiga minggu ditambah masa pemulihan satu minggu sehingga untuk mengejar ketinggalan tersebut, Rayhan diikutkan dalam pelajaran tambahan matematika dengan dibimbing pak Dedy, seorang mahasiswa ITB jurusan matematika yang sayang anak.
Gaya mengajar pak Dedy yang lucu dan menyenangkan ternyata membuat Rayhan terkesan. Setiap pak Dedy mengajar, pasti ada teka-teki yang kemudian jawabannya akan diberikan setelah selesai mengajar, contohnya: apa coba, beda kacang panjang dengan celana panjang? Rayhan tidak mampu menjawab, lalu bertanya sambil tersenyum-senyum. Pak Dedy berjanji akan memberikan jawabannya setelah Rayhan selesai belajar dan menghabiskan 10 soal latihan serta membuat 10 PR utuk dikerjakan besok harinya. Dan pada akhir pelajaran, pak Dedy akan memberikan jawaban dari teka-tekinya yang lucu itu, yaitu “bedanya celana panjang dengan kacang panjang adalah kalau celana panjang dipotong akan jadi celana pendek, kalau kacang panjang dipotong tetap jadi kacang panjang, tidak ada kan kacang pendek,” demikian papar pak Dedy dengan kalem. Hal itulah yang membuat anak-anak menjadi suka dengan pak Dedy, apalagi Rayhan yang memutuskan tidak mau sekolah dan belajar matematika dengan bu Nisa yang kaku, karena menurutnya pak Dedy adalah guru yang paling menyenangkan di seluruh dunia.
Memang sepatutnya sebagai pengajar, kita harus mampu menembus apa yang disukai anak dan menyajikan sebuah pelajaran dengan cara yang disukai anak-anak lewat lelucon, games atau bercerita, tidak harus teori dan teori saja. Ya, semoga bu Nisa dapat belajar dari pak Dedy bagaimana mengajar matematika dengan cara yang menyenangkan anak, agar Rayhan mau kembali ke sekolah.
Note : Belajar dengan metode yang menyenangkan sudah dilakukan oleh Al-jazirah Foundation sehingga semua anak begitu menyukai semua sesi pembelajaran di sekolah Al-Jazirah. Itulah mengapa walau sekolah  kami sesi pembelajaran dimulai dari pukul 07.00 pagi, namun anak-anak begitu senang bersekolah dan tidak merasa lelah, karena semua metode pembelajaran disampaikan dengan bercerita, berdongeng, mengajak anak ke luar ruangan, dan juga banyak hal lain yang menarik yang membuat anak menunggu-nunggu pembelajaran di sekolah.

Selasa, 12 Mei 2015

Doa Minta Jodoh

Hasil gambar untuk gambar kartun minta jodoh
Ya ALLOH...Tuhanku
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
Berilah aku jodoh impianku,
Aku telah menemukannya,
Seandainya dia memang jodoh-ku,
maka dekatkanlah…
Tapi kalau bukan jodoh-ku,
jodohkanlah….
Jika dia tidak berjodoh denganku,
maka jadikanlah kami jodoh…
Kalau dia bukan jodoh-ku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain, selain aku…
Kalau dia tidak bisa dijodohkan denganku,
jangan sampai dia dapat jodoh yang lain,
biarkan dia tidak ber-jodoh sama seperti diriku…
Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh,
jodoh-kanlah kami kembali…
Kalau dia jodoh orang lain,
putuskanlah!
Jodoh-kanlah denganku….
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain,
biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dan
kemudian jodoh-kan kembali dia denganku …

Si Bodoh vs Si Pintar

Hasil gambar untuk gambar orang bodoh kaya raya
  1.  Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
  2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
  3. Orang pintar belajar agar mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
  4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.
  5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
  6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
  7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
  8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar demo, Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
  9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
  10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.